Usai Serahkan Bantuan Saprodi, Wali Kota Bima Kunjungi Ruang Guru SMPN 7 dan Hadiahkan Kulkas Baru
Kota Bima - Dalam
upaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat
ketahanan pangan daerah, Dinas Pertanian Kota Bima menggelar acara penyerahan
bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) Tahun Anggaran 2026 kepada sejumlah
kelompok tani penerima manfaat pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang dimulai
pukul 08.00 WITA tersebut dipusatkan di Kompleks Jalan Gindi, Kelurahan
Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima (area SMPN 7 Kota Bima). Bantuan
diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E.
Penyerahan Saprodi ini
merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Bima untuk memfasilitasi para
petani agar mampu mengoptimalkan hasil panen dan menjaga stabilitas pasokan
pangan di kawasan Asakota dan sekitarnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Bima
menekankan pentingnya efisiensi dan pemanfaatan bantuan secara bijak demi
kelangsungan ekonomi para petani lokal.
Usai memimpin agenda
penyerahan bantuan pertanian, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E.
beserta rombongan melanjutkan kegiatannya dengan melakukan kunjungan
silaturahmi mendadak (sidak) ke ruang guru SMPN 7 Kota Bima. Kunjungan
hangat tersebut disambut antusias oleh segenap jajaran guru dan staf Tata Usaha
(TU) SMPN 7 Kota Bima. Dalam momen keakraban tersebut, Wali Kota memberikan
perhatian khusus terhadap kebutuhan fasilitas sekolah:
- Hadiah Unit Pendingin:
Wali Kota secara pribadi menyerahkan hadiah berupa 1 unit kulkas baru
untuk menunjang kebutuhan operasional di ruang guru SMPN 7 Kota Bima.
- Komitmen Peningkatan Sarana:
Pemerintah Kota Bima juga mengupayakan alokasi bantuan Pokok-Pokok Pikiran
(Pokir) untuk proyek penimbunan dan pembenahan lapangan sekolah
SMPN 7 Kota Bima agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa.
"Sinergi antara sektor
pertanian dan pendidikan adalah kunci dalam membangun Kota Bima yang
berkelanjutan - memastikan pangan warga terpenuhi sekaligus memfasilitasi
tempat belajar yang layak bagi generasi penerus."