Inovasi MADANI (Majelis Dakwah dan Narasi Islam) SMPN 7 Kota Bima, Perkuat Karakter Religius Siswa di Era Digital

    Inovasi MADANI SMPN 7 Kota Bima, Perkuat Karakter Religius Siswa di Era Digital

Kota Bima – SMP Negeri 7 Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya sekolah yang religius dan berkarakter melalui peluncuran inovasi MADANI (Majelis Dakwah dan Narasi Islam). Inovasi ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam menjawab tantangan perkembangan era digital yang berdampak pada pembentukan karakter peserta didik, seperti meningkatnya paparan konten negatif, cyberbullying, dan menurunnya etika dalam bermedia sosial.

Program MADANI dirancang sebagai ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan literasi keislaman yang dikemas secara menarik, kreatif, dan relevan dengan kehidupan remaja masa kini. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman keagamaan, tetapi juga membangun kesadaran peserta didik agar mampu menjadi generasi yang bijak dalam menggunakan teknologi digital serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan MADANI diisi dengan berbagai aktivitas, antara lain majelis dzikir bersama, tilawah Al-Qur'an, kultum (kuliah tujuh menit), penyampaian narasi Islam yang inspiratif, diskusi keagamaan, edukasi etika bermedia sosial, serta pembiasaan akhlakul karimah. Melalui pendekatan yang komunikatif dan kontekstual, peserta didik diajak memahami bahwa media digital dapat menjadi sarana dakwah dan penyebaran nilai-nilai kebaikan apabila dimanfaatkan secara positif.

Kepala SMP Negeri 7 Kota Bima menyampaikan bahwa inovasi MADANI merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan visi sekolah, yaitu menciptakan peserta didik yang religius, berkarakter, unggul dalam prestasi, kompetitif, dan berwawasan luas. Program ini juga menjadi bentuk implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang terintegrasi dengan pembelajaran dan budaya sekolah.

Melalui kolaborasi seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik, MADANI diharapkan mampu menumbuhkan budaya saling menghargai, memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta membentuk karakter peserta didik yang santun, disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Selain memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter, inovasi MADANI juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan. Program ini menjadi bukti bahwa penguatan iman dan akhlak dapat berjalan seiring dengan kemajuan teknologi melalui narasi yang positif, edukatif, dan membangun.

Dengan hadirnya inovasi MADANI (Majelis Dakwah dan Narasi Islam), SMP Negeri 7 Kota Bima semakin menegaskan perannya sebagai sekolah yang tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik peserta didik, tetapi juga mempersiapkan generasi yang memiliki karakter Islami, literasi digital yang baik, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan iman, ilmu, dan akhlak mulia. Program ini juga sejalan dengan semangat sekolah dalam membangun budaya religius dan inovatif sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.