Kenali MPLS Ramah 2026! SMP Negeri 7 Kota Bima Hadirkan Informasi Lengkap Melalui Kanal Media Sosial Sekolah

Kota Bima – Tahun ajaran baru 2026/2027 menjadi awal perjalanan baru bagi peserta didik di SMP Negeri 7 Kota Bima. Dengan mengusung semangat "Hari Baru: Aman dan Nyaman di Sekolah", sekolah siap melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 sebagai langkah awal membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru.

Pelaksanaan MPLS Ramah yang akan dimulai pada awal tahun ajaran baru nanti mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 dan Kepmendikdasmen Nomor 198 Tahun 2026. Melalui kebijakan ini, MPLS tidak lagi sekadar menjadi kegiatan perkenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi momentum penting untuk membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperkuat budaya sekolah yang ramah anak.

Sekolah Sebagai Rumah Kedua

Di SMP Negeri 7 Kota Bima, setiap peserta didik diharapkan dapat merasakan sekolah sebagai rumah kedua, tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Seluruh guru dan tenaga kependidikan berkomitmen menjadi pendamping, pembimbing, sekaligus orang tua kedua yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada setiap siswa.

Melalui penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), sekolah terus berupaya menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun intoleransi. Dengan demikian, seluruh warga sekolah dapat belajar dalam suasana yang penuh rasa hormat, kepedulian, dan kebersamaan.

Apa yang Baru pada MPLS Ramah Tahun Ini?

Pelaksanaan MPLS Ramah tahun 2026 menghadirkan sejumlah pembaruan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik baru.

Pertama, durasi kegiatan diperpanjang menjadi lima hari selama minggu pertama tahun ajaran baru. Waktu yang lebih panjang memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah secara lebih mendalam sekaligus beradaptasi dengan budaya belajar di SMP Negeri 7 Kota Bima.

Selama kegiatan, peserta didik akan mengikuti enam materi utama pembentukan karakter, yaitu:

  • Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) untuk membangun disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian.
  • Pagi Ceria, sebagai kegiatan yang menumbuhkan semangat, kesehatan, dan kebersamaan sebelum memulai pembelajaran.
  • Sopan Santun Bermedia Sosial, guna membentuk karakter bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.
  • Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) sebagai budaya positif dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
  • Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
  • Gerakan Rukun Sama Teman, sebagai upaya memperkuat persahabatan serta mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
  • Materi lain yang merupakan ciri khas dan dibutuhkan oleh sekolah

Selain itu, peserta didik juga akan mengikuti berbagai asesmen awal, seperti identifikasi bakat dan minat, asesmen literasi dan numerasi, serta skrining kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan ini bertujuan membantu sekolah mengenali karakteristik dan potensi setiap peserta didik sehingga layanan pendidikan dapat diberikan secara lebih optimal.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, hari kelima akan diisi dengan Titik Temu (Melting Point) melalui kegiatan Unjuk Karya, yaitu ajang kolaborasi seluruh warga sekolah dalam menampilkan kreativitas, bakat, dan hasil karya yang telah dipersiapkan selama MPLS berlangsung.

Kolaborasi Bersama Orang Tua

Keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga. Oleh karena itu, orang tua diharapkan ikut berpartisipasi mengambil peran dalam memastikan putra-purtinya mengikuti MPLS dengan tertib dan lancar.

Melalui kolaborasi yang erat antara sekolah dan keluarga, diharapkan proses adaptasi peserta didik baru berlangsung lebih baik sehingga mereka mampu berkembang secara akademik maupun karakter dalam lingkungan sekolah yang positif.

Komitmen Mewujudkan MPLS yang Aman dan Menyenangkan

SMP Negeri 7 Kota Bima berkomitmen melaksanakan MPLS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung secara edukatif, humanis, dan ramah anak.

Sekolah memastikan bahwa selama pelaksanaan MPLS tidak akan terdapat:

  • Perpeloncoan maupun segala bentuk kekerasan.
  • Pungutan biaya dalam bentuk apa pun yang memberatkan orangtua.
  • Penggunaan atribut yang tidak mendukung tujuan pendidikan atau memberatkan peserta didik.
  • Keterlibatan alumni sebagai penyelenggara kegiatan MPLS.

Selamat Datang di Keluarga Besar SMP Negeri 7 Kota Bima

MPLS Ramah merupakan langkah awal untuk membangun pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter yang akan menjadi bekal peserta didik selama menempuh pendidikan.

Mari bersama-sama menyambut tahun ajaran baru dengan semangat, optimisme, dan harapan baru. Semoga seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, menemukan teman-teman baru, mengembangkan potensi terbaiknya, serta menjadikan SMP Negeri 7 Kota Bima sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan penuh inspirasi.

Selamat datang di keluarga besar SMP Negeri 7 Kota Bima. Mari tumbuh, belajar, dan berprestasi bersama! (Mul)

Tim Humas SMPN 7 Kota Bima