Hari Pertama Ujian Praktek: Siswa SMPN 7 Kota Bima Uji Kemampuan Religi dan Aksi Presenter Berita

Tepat pukul 08.00 - 12.00 pelaksanaan ujian praktek hari pertama dilaksanakan di Mushola & Aula SMPN 7 Kota Bima. Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Indonesia menjadi mapel yang di ujikan pada hari pertama ini. Rangkaian kegiatan ujian praktek  mata pelajaran PAI di bawah binaan Ibu Junari, M.Pd., dan Ibu Umiyati Rafi’ah.,S.Pdi. dilaksanakan  di mushola sekolah, dengan materi ujian tentang Praktik Sholat Jenazah. Seluruh siswa kelas IX mengikutinya dengan penuh khitmad. Setelah itu siswa kelas IX langsung memadati Aula sekolah untuk melanjutkan ujian praktek Bahas Indonesia. Adapun ujian praktek pada mapel Bahasa Indonesia kali ini yaitu, menjadi Presenter Berita (Pembawa Berita). Pada kesempatan ini, guru mapel memberikan teks berita sebanyak 10 teks dengan topik yang berbeda untuk di pilih oleh setiap siswa. Ada yang berkaitan dengan perkembangan teknologi, kehidupan sosial, politik, turnament e-sport dan masih banyak topik lainnya lagi. Prakter ini dilakukan oleh setiap satu orang siswa, dimana guru mapel telah menyediakan layar menggunakan proyektor yang mirip dengan Telepromter untuk tulisan berjalan ketika presenter membacakan berita.

Pada kesempatan ini juga guru mapel yang menjadi tim penguji yaitu Haisyah, S.Pd dan Nandang Hermawan, S.Pd. menyediakan kriteria penilaian yang tepat untuk mengukur kemampuan siswa dalam ujian praktek ini. Beberapa kriteria penilaiannya meliputi:

1. Olah vokal (artikulasi & Intonasi)

2. ?Kontrol Pernapasan & Speed

3. ?Ekspresi & Mimik Wajah

4. ?Penguasaan Materi dan

5. ?Penampilan (Grooming)

 Kegiatan ujian praktek ini di ikuti oleh seluruh siswa kelas IX mulai dari kelas IX A - IX D. Setiap siswa dipanggil berdasarkan urutan kelas masing-masing.

Ujian praktek Bahasa Indonesia menjadi Presenter (Pembawa Berita) ini menjadi hal baru yang diujikan di mapel ini, karena pada tahun-tahun sebelumnya siswa  diberikan ujian praktek untuk menulis atau menbuat sebuah karangan bebas di kertas kosong kemudian mengumpulkannya kepada guru mapel. Tentu hal ini akan menjadi motivasi baru untuk seluruh siswa kelas IX agar selalu antusias dan terlibat dalam menghadapi ujian praktek.

Ujian praktek menjadi presenter (pembawa berita) kali ini bukan hanya menjadi faktor untuk menilai kemampuan siswa pada bidang mata pelajaran dan keterampilan di sekolah saja. Tetapi, ini dapat menjadi langkah awal untuk mereka agar bisa belajar menjadi seorang pembicara yang baik, mengolah publik speaking yang bagus, dan poin pentingnya agar percaya diri tampil di depan orang banyak. Seluruh rangkaian ujian praktek berjalan baik dan lancar.